Jumat, 24 Maret 2017

Kelebihan Era Industri Kreatif

Industri kreatif menjadi salah satu industri yang disebut-sebut sebagai industri dengan perkembangan cukup pesat. Tak ayal, pemerintah menyampaikan akan terus memperhatikan dan memajukan industri kreatif tanah air.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kalau dirinya sangat optimitis industri kreatif bisa menjadi kekuatan Indonesia bersaing di kancah internasional. Nah, bagian dari wujud nyata perhatian kepada industri kreatif, Jokowi mendirikan Badan Ekonomi Kreatif. Sebagai payung hukum, diterbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Badan Ekonomi Kreatif, pada 20 Januari 2015.

Saat berdialog dengan pelaku industri kreatif di Bandung Creative City Forum (BCCF) pada November tahun lalu, Jokowi bahkan menyampaikan wacana untuk memperkuat instansi yang mengawangi industri kreatif yakni Badan Ekonomi Kreatif, menjadi sebuah kementerian. Untuk itu, masih dilakukan kalkulasi.

Jokowi ingin, Indonesia dikenal sebagai negara dengan industri kreatif yang kuat. "Kalau kita mau, mungkin menjadi sebuah negara yang bisa meloncat, mungkin di sini ini (industri kreatif)," kata Jokowi.

Nah terkait itulah, Jokowi menyampaikan kalau pemerintah pada saat ini tengah mendorong ekosistem bagi industri kreatif. Makanya, disampaikan kalau pemerintah terus memperbaiki dan mengurangi regulasi yang berpotensi menghambat perkembangan industri kreatif sekaligus ekonomi digital.

Potensi industri kreatif di Indonesia, antara lain nampak pada catatan soal kontribusi industri kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) dalam tiga tahun terakhir. Pada 2015 industri kreatif menyumbang sebesar Rp852 triliun, kemudian meningkat pada 2016 menjadi Rp923 triliun. Kontribusinya semakin membesar jadi Rp990 triliun pada 2017 dan pada tahun lalu ditaksir mencapai Rp1.000 triliun.

Di sisi lain, industri kreatif juga tercatat sebagai sektor industri yang banyak menyerap tenaga kerja di mana pada tahun lalu, menyerap lebih dari 18 juta orang.

Jokowi menyampaikan industri kreatif layak menjadi salah pertimbangan bagi generasi milenial untuk membuka usaha maupun memilih karier. Bagi yang sudah ataupun berniat bergerak di bidang industri kreatif, Jokowi menyampaikan sejumlah saran yaitu pertama, produsen lokal mesti memulai dengan cara melihat kebutuhan pasar. Kedua, harus mengedepankan kualitas dan harus berinovasi agar produknya berkualitas dengan harga yang proporsional.

Selanjutnya ketiga, memperhatikan packaging produknya agar nilai jual produknya baik. Keempat, para pelaku industri kreatif harus mengikuti tren. Terakhir, Presiden berpesan agar pelaku industri kreatif memegang prinsip kolaborasi yakni harus tersambung dengan sektor lainnya, baik sesama pelaku industri kreatif maupun dengan pemerintah dan lembaga keuangan.

Sudah siap menjadi pelaku industri kreatif dengan karya atau produknya berkualitas nomor satu?

Blongnya Okamo . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates